Membangun Jiwa Entrepreneurship

Jiwa merupakan bagian yang bukan jasmaniah dari seseorang mencakup pikiran dan kepribadian, yang disinonimkan dengan ruh, akal, atau awak diri. Penggunaan istilah jiwa lebih sering berhubungan dengan keduniaan dibandingkan dengan ruh. Kepribadian seseorang meliputi sikap mental dan fisik. Menurut Profesor Edwood Chapman, sikap mental adalah cara mengkomunikasikan atau mengekspresikan suasana hati atau watak kepada orang lain. Jika ekpresi kita kepada orang lain positif, maka kita disebut sebagai orang yang bersikap mental positif.
Sebaliknya jika ekpresi kita kepada orang lain negatif, maka kita disebut sebagai orang yang bersikap mental negatif. Sedangkan enrteprenuer adalah orang yang mampu menciptakan bisnis baru serta kreatif dan inovatif dengan mengambil risiko dan ketidak pastian untuk mencapai keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengindentifikasi peluang dan ancaman serta menggabungkan dengan sumberdaya yang dimilikinya. (msuyanto.com)

Sebagai seorang profesional muda, jiwa entrepreneur perlu kita kembangkan. Mengembangkan bisnis sendiri sekaligus meniti karier di perusahaan bisa dijalankan bersamaan, asalkan kita smart memaksimalkan potensi. Sebagai profesional muda, kita harus menentukan goal perjalanan karier kita. Namun, kita juga bisa menggali jiwa entrepreneur dalam diri kita. Mengelola bisnis sendiri sekarang sudah lumrah. Kalau itu untuk memaksimalkan potensi diri, kenapa tidak? Namun sebagai calon wirausahawan, hal yang perlu kita perhatikan tidak hanya modal finansial, tetapi juga modal non-finansial. Yang dimaksud dengan modal non-finansial adalah jiwa enterpreneur dalam diri kita cukup baik ataukah memulai bisnis karena emosional disebabkan tertekan bekerja di bawah kendali orang lain? (www.enterpreneuruniversity.net

Pemilik jiwa Entrepreneurship adalah manusia yang memiliki pemikiran jauh ke depan. Ia akan selalu hidup berdampingan secara interdependen dengan sesamanya. Jiwa interdependen akan membawa kejayaan kepada orang per orang sesuai fitrah, harkat dan martabat manusia yang diciptakan untuk saling memiliki saling ketergantungan, dan mampu memanfaatkan setiap apapun yang ada di dunia. (mimerss.blogspot.com)

Share This Article Facebook +Google Twitter Digg Reddit